Kamis, 19 Mei 2016

Tentu Saja

Setelah beberapa kali mencoba, akhirnya saya bisa merangkai kata-kata berikut: "Kalau kamu sempat (dan mau) ketemuan yuk selama kamu di Bandung(?)" Begitu pesan itu terkirim, saya langsung kepingin googling: "Cara mengajak bertemu orang yang baru disukai tanpa rasa kecewa apabila ditolak." Di tengah jalan, saya tidak jadi menekan 'Enter'. Kalau dia menolak, tentu saja saya bakalan kecewa. Saya tidak ingin perasaan yang muncul karena saya menganggapnya istimewa itu hilang. Perlu tiga jam sebelum dia membalas pesan itu. Perlu tiga jam lagi sebelum saya berani membaca balasannya. Dia cuma menulis 'Yuk' dengan menambahkan '!' yang lantas bergema dalam benak saya: (!!!)

1 komentar: